Tanamkan Aqidah Kokoh, UMS Bentuk Mahasiswa Berkarakter Progresif dan Berkemajuan

Surakarta, 4 November 2025 – Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melaksanakan kegiatan Baitul Arqam Mahasiswa Kloter 14 sebagai bagian dari pembinaan karakter Islami bagi mahasiswa. Kegiatan ini resmi dibuka dengan kuliah umum yang disampaikan oleh Peni Indrayudha, S.F., M.Biotech., Apt., Ph.D., selaku Wakil Dekan III Fakultas Farmasi UMS, di hari pertama pelaksanaan, Selasa (4/11).

Dalam paparannya yang bertajuk “Implementasi Nilai-Nilai Aqidah Islam dalam Membentuk Karakter Mulia Berjiwa Progresif Berkemajuan,” Peni menekankan bahwa aqidah Islam merupakan pondasi utama dalam membentuk kepribadian seorang muslim yang tangguh, berilmu, dan berakhlak mulia.

“Aqidah bukan sekadar keyakinan dalam hati, tetapi menjadi kekuatan spiritual yang menggerakkan seluruh aspek kehidupan. Dari aqidah yang kokoh lahir pribadi yang berilmu, berakhlak, dan mampu memberi manfaat bagi umat,” ungkapnya.

Dalam pemaparannya, ia mengutip firman Allah dalam QS. Al-Hajj ayat 46 untuk mengingatkan pentingnya hati yang memahami kebenaran:

“Sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang berada dalam dada.”

Peni juga menyoroti pentingnya jiwa progresif dan berkemajuan sebagaimana pesan dalam QS. Al-Mujadilah ayat 11, bahwa Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat. Dengan demikian, mahasiswa UMS diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran spiritual yang kuat dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

Selain aspek pribadi, ia juga mengajak peserta untuk mengimplementasikan nilai aqidah dalam kehidupan sosial, pendidikan, dan kepemimpinan. Menurutnya, kemajuan umat Islam hanya dapat tercapai bila aqidah dan ilmu berjalan selaras.

Kegiatan yang berlangsung di bawah koordinasi LPPIK UMS ini diikuti dengan antusias oleh peserta dari berbagai fakultas. Salah satu peserta, Aulia Rahman, mengaku mendapatkan banyak inspirasi dari kuliah umum tersebut.

“Materinya membuka wawasan saya bahwa aqidah bukan hanya soal keyakinan, tapi juga arah hidup dan semangat untuk terus berkembang,” ujarnya.

Kuliah umum ini menjadi pembuka yang menggugah bagi seluruh peserta Baitul Arqam Kloter 14. Melalui kegiatan ini, UMS terus meneguhkan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan agar mahasiswa tak sekadar cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual dan siap menjadi kader persyarikatan yang berkemajuan.

Scroll to Top