Surakarta, 10 Februari 2025 – Lembaga Pengembangan Pondok al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menyelenggarakan Baitul Arqam 2 (Ibadah dan Muamalah) Kloter 1 yang berlangsung selama empat hari di Masjid Sudalmiyah Rais, Kampus 2 UMS. Kegiatan ini resmi dibuka dengan kuliah umum oleh Wakil Rektor 4 UMS, Prof. Em Sutrisna, M.Kes.
Dalam kuliah umumnya, Prof. Sutrisna mengingatkan bahwa segala aktivitas bisa menjadi ibadah jika dilakukan dengan niat yang benar. “Belajar itu ibadah, kuliah itu ibadah, datang tepat waktu pun ibadah. Orang tua kalian telah berkorban banyak demi pendidikan dan masa depan kalian. Jangan kecewakan mereka,” tegasnya.
Beliau menekankan bahwa kesuksesan sejati berawal dari ketaatan dalam beribadah. “Ibadah, sukses, tertib ibadah. Jika ingin sukses, awali dengan disiplin dalam ibadah: sholat tepat waktu berjamaah di masjid, puasa Ramadhan dengan penuh, menunaikan zakat, dan haji bagi yang mampu. Tertibkan ibadah, maka kehidupan akan lebih bermakna,” lanjutnya.
Menggugah kesadaran akan akhir kehidupan, Prof. Sutrisna mengingatkan peserta untuk selalu bersiap menghadapi kematian dengan baik. “Setiap perlombaan ditentukan di garis akhir. Kita tidak tahu kapan kita akan berakhir, maka pastikan kita mengakhiri dengan husnul khotimah,” ujarnya penuh makna.
Dalam refleksi mendalamnya, beliau membahas hakikat ruh dari sudut pandang medis dan teologis. “Ruh adalah milik Allah, dan kita tidak tahu bagaimana wujudnya. Dari sisi medis, bayi bisa meninggal dalam kandungan karena banyak faktor, seperti kondisi ibu yang lemah, kekurangan oksigen, atau malnutrisi. Dari sisi teologis, ada yang berpendapat bahwa ruh tersebut tidak menjawab perjanjian bala syahidna,” jelasnya.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa setiap manusia telah mengikrarkan janji kepada Allah sebelum lahir. “Saat kita lahir ke dunia, kita telah menandatangani janji itu (bala syahidna). Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah (muslim), namun lingkungan dan didikan orang tua berperan besar dalam membentuknya,” tambahnya.
Mengakhiri sesi inspiratifnya, Prof. Sutrisna mengajak mahasiswa untuk menanamkan niat yang lurus dalam belajar. “Niatkan kuliah sebagai ibadah, dan buatlah orang tua bangga. Itu juga bagian dari ibadah,” pesannya.
Baitul Arqam 2 ini diharapkan dapat menjadi momen penting bagi mahasiswa UMS untuk lebih memahami esensi ibadah dan muamalah dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus membentuk karakter yang lebih disiplin dan bertanggung jawab.
