Surakarta, 27 Desember 2024 – Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) UMS menggelar kuliah umum dan pembukaan Baitul Arqam Mahasiswa Kloter 26 pada hari Jum’at, 27 Desember 2024, yang dilaksanakan di Masjid Sudalmiyah Rais. Kegiatan Baitul Arqam kali ini berlangsung selama 4 hari, dengan tujuan membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan pemahaman yang lebih dalam mengenai aqidah, akhlak, serta kehidupan islami yang sesungguhnya.
Kuliah umum dimulai dengan penuh antusias, diisi oleh Dr. Suranto, M.M., S.T., selaku Direktur Sekolah Vokasi UMS. Dalam penyampaiannya, Dr. Suranto mengajak seluruh mahasiswa untuk menanamkan prinsip hidup yang baik, yakni dengan menyebarkan kebaikan di manapun kita berada. Sebagaimana yang tertulis dalam QS. Al-Maun, ketika kita berbuat kebaikan, hati kita akan dijaga, namun jika hati kita kotor, kita akan mudah berbuat maksiat. Oleh karena itu, beliau menekankan pentingnya berbuat baik sebagai bagian dari aqidah yang shahihah.
Lebih lanjut, Dr. Suranto menyampaikan sebuah pesan penting mengenai masa depan. Dalam kuliah tersebut, beliau mengungkapkan pentingnya memiliki visi yang jelas terhadap masa depan, karena banyak mahasiswa yang setelah lulus tidak tahu akan menjadi apa. Bahkan, menurut data, 80% mahasiswa bekerja tidak sesuai dengan ijazah mereka. Untuk itu, beliau mengajak para mahasiswa untuk mengetahui dengan pasti tujuan hidup mereka, agar langkah hidup ke depan lebih terarah dan sukses.
Dr. Suranto juga membagikan pesan-pesan dari beberapa ayat Al-Qur’an yang menguatkan kita untuk senantiasa berbuat baik dan mendekatkan diri kepada Allah. Di antaranya adalah QS. Al-Maidah ayat 8-15, yang mengingatkan bahwa Allah tidak jauh dari prasangka hamba-Nya, dan QS. Al-Furqan ayat 63-77 yang mendorong kita untuk sering membaca Al-Qur’an sebagai amalan yang membawa keberkahan.
Sebagai bagian dari kuliah umum yang menarik, Dr. Suranto juga menyelipkan penampilan sulap permainan kartu yang mengandung filosofi mendalam. Dalam trik tersebut, uang sebesar 20.000 rupiah milik seorang mahasiswa diubah menjadi 50.000 rupiah setelah dimasukkan ke dalam kantong beliau. Hal ini menggambarkan bahwa dengan ikhlas beribadah dan bersedekah, Allah akan menggantikan dengan lebih banyak kebaikan. Konsep ini sejalan dengan ajaran Al-Qur’an tentang sedekah yang dijelaskan dalam QS. Al-Baqarah 215, 261, dan 271, bahwa sedekah adalah implementasi aqidah yang baik dan akan membawa kemuliaan bagi yang melakukannya.
Dr. Suranto menutup kuliah umum dengan ajakan agar kita semua senantiasa bertaubat, memperbanyak kebaikan, dan menjadikan orangtua sebagai sumber kebahagiaan kita, karena doa orangtua merupakan kunci lancarnya masa depan kita. “Rajakanlah orangtua Anda, maka rezeki akan dirajakan. Buatlah mereka tersenyum agar hidup Anda bahagia, baik di dunia maupun di akhirat,” ujar beliau.
Kegiatan kuliah umum dan pembukaan Baitul Arqam Mahasiswa Kloter 26 ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Dr. Suranto, memohon kepada Allah agar diberikan kekuatan dalam keimanan dan keislaman, serta agar setiap langkah yang diambil oleh para mahasiswa selalu diberkahi dan membawa kebaikan.
Semoga kegiatan ini dapat memberikan inspirasi dan bekal berharga bagi mahasiswa untuk menghadapi tantangan kehidupan dengan penuh kebaikan, keikhlasan, dan tujuan yang jelas menuju masa depan yang lebih gemilang.



