UMS Perkuat Kurikulum AIK Lewat Kolaborasi Kelas dan Ranting Muhammadiyah

Surakarta, 4 Februari 2025 — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Lembaga Pengembangan Pondok Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Dosen Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) S1 awal Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 pada Selasa, 4 Februari 2025, bertempat di Ruang Sidang LPPIK, Kampus 2 UMS.

Acara ini diawali dengan kajian oleh Rektor UMS, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., yang menekankan pentingnya membumikan Risalah Islam Berkemajuan dalam dunia pendidikan, sejalan dengan tuntutan abad ke-21 yang menuntut keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan inovasi. Dalam pemaparannya, Prof. Anif menggarisbawahi bahwa Islam yang berkemajuan harus berlandaskan tauhid, kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah, mengembangkan ijtihad, bersifat moderat (wasathiyah), dan menjadi rahmat bagi semesta alam.

Rakor ini juga menjadi ajang pemantapan teknis perkuliahan AIK, baik dari segi persyaratan akademik, bahan ajar, hingga alur pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan Pengembangan Persyarikatan Kemuhammadiyahan (PKL-PP). Khusus untuk AIK 4, mahasiswa diwajibkan melaksanakan perkuliahan klasikal dan kegiatan pengabdian di PRM/Masjid Muhammadiyah dengan porsi seimbang (50:50).

Ketua LPPIK UMS, Dr. Imron Rosyadi, M.Ag., menjelaskan bahwa PKL-PP tidak hanya bertujuan melatih mahasiswa dalam aktivitas dakwah dan pengembangan ranting, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bermuhammadiyah yang nyata di tengah masyarakat. Kegiatan ini mencakup observasi kondisi sosial-keagamaan, pemetaan ranting Muhammadiyah, hingga penyusunan dan pelaksanaan program kerja mahasiswa di lapangan.

Dalam sesi teknis, perwakilan LPMPP UMS turut memberikan penjelasan mengenai penggunaan sistem informasi PKL-PP berbasis web (pklpp.ums.ac.id) untuk pelaporan dan pemantauan kegiatan mahasiswa. Dosen pembimbing lapangan (DPL) diharapkan terlibat aktif dalam supervisi serta penguatan implementasi kegiatan PKL mahasiswa.

Rakor yang dihadiri lebih dari 45 dosen AIK dari berbagai fakultas di UMS ini menegaskan komitmen institusi dalam membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi penggerak nilai-nilai Islam berkemajuan di masyarakat.

Scroll to Top