UMS Selenggarakan Qiyamul Lail ke-188, Bahas Makna Perlindungan Allah dalam Kisah Ashabul Kahfi

SURAKARTA — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Qiyamul Lail ke-188 pada Kamis (24/10) pukul 03.00 WIB melalui Zoom Meeting. Kegiatan rutin ini diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan (tendik) UMS sebagai bagian dari pembinaan ruhiyah dan penguatan nilai spiritual di lingkungan kampus.

Pada kesempatan ini, Dr. Umi Budi Rahayu, Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan UMS, hadir sebagai narasumber dengan mengangkat pesan mendalam dari kisah Ashabul Kahfi. Ia menjelaskan bahwa perlindungan Allah yang diberikan kepada para pemuda dalam kisah tersebut—melalui tidur panjang selama 309 tahun—menjadi bukti bahwa kekuasaan dan rahmat-Nya melampaui batas logika dan pemahaman manusia.

“Peristiwa ini mengajarkan kepada kita bahwa ketika seseorang bersungguh-sungguh menjalani hidup sesuai kehendak-Nya, maka Allah SWT akan memberikan perlindungan dan pertolongan, bahkan dengan cara yang tidak pernah kita duga,” ujar Dr. Umi.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Qiyamul Lail bukan sekadar ibadah malam, tetapi juga sarana untuk memperkuat hubungan dengan Allah, menghadirkan ketenangan batin, dan menumbuhkan sikap tawakal dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Kegiatan ini diharapkan mampu memotivasi sivitas akademika UMS untuk terus meningkatkan kualitas spiritual dan menerapkan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam kehidupan sehari-hari.

Scroll to Top