Surakarta, 27 September 2025 – Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Pengajian Al-Maun yang diperuntukkan bagi pekerja outsourcing di lingkungan kampus serta guru PAUD Aisyiyah di sekitar UMS.
Kegiatan ini menghadirkan Kepala LPPIK, Dr. Mahasri Shobahiya, M.Ag., sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak peserta merenungkan kebiasaan mereka dalam membaca Al-Qur’an. Pertanyaan sederhana mengenai seberapa sering membaca Al-Qur’an dalam sepekan menghasilkan beragam jawaban, mulai dari sekali, dua kali, hingga lebih. Ia juga menanyakan kebiasaan yasinan yang umumnya dilakukan di malam Jumat atau hari tertentu.

“Al-Qur’an diturunkan bukan hanya untuk dibaca, melainkan juga dipahami dan diamalkan. Membacanya pun bukan hanya pada waktu-waktu tertentu, tetapi setiap hari, dari surat pertama sampai terakhir. Jika sudah khatam, maka mulai lagi dari awal,” jelas Dr. Mahasri.
Selain itu, ia menyinggung pentingnya memakmurkan masjid melalui shalat berjamaah. Dari peserta yang hadir, sekitar 57% rutin melaksanakan shalat Subuh berjamaah di masjid. “Perempuan pun diperbolehkan untuk shalat berjamaah di masjid sesuai dalil yang ada. Maka mari kita makmurkan masjid dengan shalat berjamaah,” pesannya.
Pengajian Al-Maun ini menjadi bagian dari upaya LPPIK UMS untuk memperkuat spiritualitas sekaligus mempererat ukhuwah bagi para pekerja dan guru yang berperan penting dalam mendukung ekosistem kampus dan masyarakat sekitar.



