Surakarta, 1 Oktober 2025 – Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqam bagi mahasiswa yang dilaksanakan selama empat hari di Masjid Sudalmiyah Rais. Kegiatan ini diawali dengan pembukaan kloter 8 yang berlangsung khidmat pada hari pertama.
Acara pembukaan dibuka dengan sambutan oleh Kepala Bidang Pengamalan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Dr. Azhar Alam, Lc, S.E., M.SEI yang menyampaikan pentingnya kegiatan Baitul Arqam sebagai sarana pembinaan keislaman dan pembentukan karakter bagi mahasiswa UMS.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan kuliah umum oleh Prof. Supriyono , S.T., M.T., Ph.D, selaku Wakil Rektor V UMS, yang mengangkat tema tentang hakikat penciptaan manusia dalam perspektif Islam. Dalam paparannya, beliau mengutip Surat At-Tin ayat 4:
“لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ فِيٓ أَحۡسَنِ تَقۡوِيمٖ”
“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.”

Prof. Supriyono menjelaskan bahwa ayat ini menegaskan kemuliaan manusia yang diciptakan Allah dengan fisik yang sempurna dan akal untuk berpikir. Dengan akal tersebut, manusia dituntut untuk menggunakan potensinya dalam kebaikan dan menegakkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, beliau menegaskan pentingnya memahami rukun Islam sebagai fondasi kehidupan beragama. “Syahadat tidak boleh lepas dari kehidupan seorang Muslim. Dengan mengucap syahadat, kita mengakui bahwa tidak ada Ilah selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan-Nya. Tidak boleh ada keraguan terhadap Allah,” tegasnya.
Prof. Supriyono juga mengingatkan bahwa seiring perkembangan ilmu pengetahuan, kebenaran Al-Qur’an dan As-Sunnah semakin terbukti. “Jika ada seorang Muslim yang meragukan kebenaran yang ada dalam Al-Qur’an atau As-Sunnah, maka ia termasuk orang yang sangat bodoh,” ujarnya menegaskan.
Kegiatan Baitul Arqam ini akan berlangsung selama empat hari dengan berbagai rangkaian materi, diskusi, dan kegiatan pembinaan ruhiyah. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa UMS mampu memperkuat pemahaman keislaman serta meneladani nilai-nilai kemuhammadiyahan dalam kehidupan kampus dan masyarakat.



