Surakarta, 18 September 2025 – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) sukses menyelenggarakan Baitul Arqam Purna Studi (BAPS) ke-49. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa lintas fakultas sebagai pembinaan akhir studi sebelum mereka lulus dan terjun ke masyarakat.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan lima materi pokok yang mencakup aspek spiritual, ideologis, moral, hingga praktis.
Pada sesi pertama, Prof. Harun Joko Prayitno menyampaikan materi PT IMAM Berdampak, yang menekankan pentingnya ilmu yang bermanfaat dan diamalkan melalui konsep IMAM (Ilmu, Manfaat, Amal, Memberi).

Dilanjutkan dengan sesi kedua bersama Dr. Mutohharun Jinan, M.Ag., mahasiswa diajak memahami Karakteristik Sarjana Muhammadiyah. Seorang lulusan Muhammadiyah dituntut tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia, mandiri, peduli sosial, serta berpihak pada kemaslahatan umat.
Sesi ketiga menghadirkan Moh. Indra Bangsawan, S.H., M.H. dengan materi Persiapan Karir. Ia menyoroti tantangan dunia kerja seperti kesenjangan keterampilan, disrupsi AI, hingga ketidakpastian ekonomi global, sekaligus membuka wawasan mahasiswa pada peluang sektor teknologi, ekonomi hijau, kewirausahaan, serta pentingnya lifelong learning dan personal branding.

Materi keempat disampaikan oleh Dr. Mahasri Shobahiya, M.Ag. tentang Akhlak dan Aqidah. Ia mengingatkan bahwa perjalanan hidup manusia harus berorientasi pada ridha Allah melalui iman, amal saleh, dan kesiapan menghadapi kematian.
Sesi terakhir ditutup dengan Dr. Azhar Alam, Lc, S.E., M.SEI yang membawakan materi Taharoh dan Shalat. Ia menegaskan pentingnya bersuci sebagai syarat sah ibadah dan menjelaskan hikmah shalat sebagai sumber ketenangan dan kekuatan hidup seorang muslim.
Melalui rangkaian materi tersebut, BAPS 49 menjadi wadah strategis bagi UMS untuk membekali mahasiswa agar menjadi lulusan unggul, berkarakter Islami, berakhlak mulia, serta mampu bersaing secara global dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.



