Pendidikan Anak dalam Islam: Utamakan Tauhid sebagai Fondasi Utama Akidah

SURAKARTA – Direktur Ma’had Abu Bakar Ash Shiddiq, Ustaz Dr. Hakimuddin Salim, Lc., M.A., menegaskan bahwa penanaman nilai tauhid merupakan fondasi pertama dan utama dalam pendidikan anak dalam Islam. Penegasan tersebut beliau sampaikan saat mengisi Kajian Tafsir Tematik ke-83 yang digelar LPPIK UMS secara daring pada Sabtu (21/2) lalu.

Metode pendidikan ini merujuk pada kisah Luqman Al-Hakim yang mengutamakan aspek tauhid sebelum mengajarkan hal lainnya. Kurikulum utama ini berlaku secara universal, baik di lingkungan rumah, sekolah, hingga pesantren.

Tauhid sebagai Fondasi Karakter Anak

Pendidikan anak dalam Islam melalui pendekatan tauhid dalam Surah Luqman ayat 13 menekankan pentingnya menanamkan keesaan Allah. Hal ini berfungsi sebagai fondasi akidah utama bagi anak sejak dini untuk membentengi moral mereka. Ustaz Hakim—sapaan akrabnya—menegaskan bahwa langkah ini merupakan kunci keselamatan dunia dan akhirat.

“Nasihat pertama Luqman adalah tauhid, jangan menyekutukan Allah. Ini adalah kurikulum utama pendidikan anak di manapun,” ujar Ustaz Dr. Hakimuddin Salim.

Beliau juga menambahkan bahwa penyampaian materi agama harus menyertakan alasan yang logis. Tanpa penjelasan yang kuat, pesan tersebut berisiko hanya diterima sebagai doktrin semata oleh anak. Oleh karena itu, orang tua perlu membangun komunikasi yang lebih dialogis.

Metode Pengajaran Berbasis Kasih Sayang

Selain aspek ketuhanan, cara mendidik anak ala Luqman Al-Hakim menonjolkan sisi humanis. Luqman memberikan nasihat dengan penuh kasih sayang dan kelembutan kepada putranya. Pendekatan ini membuktikan bahwa pendidikan tauhid tidak harus kaku, melainkan harus penuh cinta.

“Pendidikan berbasis kasih sayang menunjukkan metode pengajaran yang lemah lembut, penuh cinta, dan dialogis,” ujar Ustaz Hakim.

Sebagai penutup, beliau mengingatkan bahwa syirik merupakan kezaliman terbesar yang dapat merusak akidah. Menanamkan rasa takut hanya kepada Allah dan rasa syukur sejak kecil akan menjaga iman anak dari pengaruh negatif zaman. Ayat ini pun menjadi pembuka dari rangkaian nasihat Luqman yang mencakup aspek akidah, akhlak, hingga ibadah.

Scroll to Top