SURAKARTA — Kondisi hati yang bersih atau qalbun salim menjadi penentu kualitas perilaku manusia, demikian ditegaskan Wakil Rektor III UMS Dr. Mutohharun Jinan, M.Ag., saat memberikan tausiyah dalam Pengajian Al Maun di Masjid Sudalmiyah Rais, Sabtu (14/3).
Dalam ceramah di hadapan ratusan tenaga pendukung kampus, Dr. Mutohharun Jinan menekankan bahwa cara membersihkan hati di bulan Ramadan adalah melalui konsistensi ibadah. Beliau menjelaskan bahwa kondisi hati manusia terbagi menjadi tiga macam, yaitu hati yang bersih (qalbun salim), hati yang sakit, dan hati yang mati. Hati yang bersih menjadi syarat mutlak agar amal ibadah diterima oleh Allah SWT.

“Kalau hati itu baik maka baiklah seluruh perilaku manusia. Karena itu Ramadan menjadi momentum untuk membersihkan hati dan memperbanyak amal kebaikan,” ujar Mutohharun Jinan saat memberikan tausiyah. Selain itu, beliau menambahkan bahwa hikmah puasa dan tarawih akan kembali kepada diri masing-masing sebagai sarana pembersihan jiwa. Ibadah seperti membaca Al-Qur’an juga memberikan syafaat yang sangat membantu di hari kiamat kelak.
Pentingnya Kesejahteraan Tenaga Harian Lepas
Selain aspek spiritual, kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial terhadap kesejahteraan tenaga harian lepas dan outsourcing. LPPIK UMS membagikan paket sembako Idulfitri 1447 H kepada sekitar 350 penerima manfaat. Para penerima tersebut meliputi tenaga kebersihan, satpam, hingga guru TK ‘Aisyiyah di lingkungan kampus.
Ketua LPPIK UMS, Dr. Mahasri Shobahiya, M.Ag., mengungkapkan bahwa pemberian santunan ini sebenarnya sudah menjadi agenda rutin setiap bulan. Namun, khusus pada momentum Ramadan, pihak universitas ingin memberikan suasana yang lebih istimewa bagi para pekerja. Hal ini dilakukan agar mereka dapat menyambut hari raya dengan perasaan yang lebih optimis dan bahagia.

“Pemberian santunan ini sebenarnya rutin setiap bulan. Hanya saja pada bulan Ramadan ini kami ingin meningkatkan kebahagiaan mereka dengan memberikan sesuatu yang berbeda menjelang Lebaran,” ujar Mahasri. Oleh karena itu, kolaborasi dengan berbagai mitra strategis seperti perbankan syariah terus ditingkatkan untuk memperluas jangkauan bantuan.
Manfaat Baca Al-Qur’an untuk Kesehatan Hati
Sebagai bagian dari tausiyah Dr. Mutohharun Jinan, jamaah diajak untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai obat bagi hati yang sakit. Beliau mengingatkan bahwa hati yang sehat akan merasa tenang dan senang saat berada dalam majelis ilmu. Sebaliknya, hati yang keras akan sulit menerima kebenaran dan cenderung menghalangi perbuatan baik.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Sudalmiyah Rais ini diakhiri dengan pembagian bingkisan secara tertib. Penyelenggara mewajibkan seluruh peserta untuk mengikuti rangkaian pengajian dan salat berjamaah terlebih dahulu. Melalui agenda ini, UMS berharap semangat kepedulian sosial dapat terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi seluruh ekosistem kampus.



