Surakarta, 5 Juli 2025 — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menyelenggarakan Baitul Arqam Purna Studi (BAPS) ke-47 melalui Lembaga Pengembangan Pondok Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) pada Sabtu, 5 Juli 2025. Bertempat di Masjid Hj. Sudalmiyah Rais, Kampus 2 UMS, kegiatan ini berlangsung dari pukul 04.30 hingga 14.30 WIB dengan diikuti oleh mahasiswa calon lulusan dari berbagai program studi.
Acara dimulai dengan shalat sunnah dan shalat Subuh berjamaah, menciptakan suasana spiritual yang mengawali rangkaian kegiatan. Pada sesi pertama, Dr. Mujazin, M.A., selaku Kabid Pembelajaran AIK, menyampaikan materi bertajuk Spiritual Leadership.

Sesi kedua diisi oleh Wakil Rektor IV, Prof. Dr. dr. Em Sutrisna, M.Kes., yang mengangkat tema Karakter Sarjana Muhammadiyah. Ia menekankan bahwa lulusan UMS harus menjunjung tinggi akhlak Islam dan memiliki peran aktif dalam dakwah serta pembangunan peradaban bangsa melalui kontribusi positif di masyarakat.
Usai istirahat, sesi ketiga menghadirkan Kepala LPPIK, Dr. Imron Rosyadi, M.Ag., dengan materi Aqidah dan Akhlak dalam Islam. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya menjaga kemurnian akidah dan memperkuat akhlak sebagai bekal hidup di tengah tantangan zaman.
Kemudian, Bapak Yayuli, M.P.I., selaku Kasubid Baitul Arqam, menyampaikan materi Prinsip-Prinsip Ibadah Menurut Manhaj Tarjih. Peserta diberikan pemahaman tentang bagaimana pelaksanaan ibadah yang sesuai dengan prinsip tarjih Muhammadiyah yang bersumber dari dalil sahih dan rasional.

Sesi terakhir disampaikan oleh Nurhidayat, S.Pd., M.Pd., staf Wakil Rektor III, yang membawakan materi Persiapan Berkarir Pasca Studi. Dalam sesi ini, peserta dibekali strategi memasuki dunia kerja dengan kesiapan intelektual, emosional, dan spiritual, serta dibekali dengan etos kerja Islami.
Selama kegiatan, peserta diwajibkan menjalankan shalat berjamaah, membuat resume dari setiap materi, dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh panitia.
BAPS ke-47 ini menjadi bentuk nyata komitmen UMS dalam mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual, berakhlak mulia, dan siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan para peserta membawa pulang ilmu, pengalaman, dan semangat baru untuk melangkah dengan mantap dalam menghadapi dunia pasca studi dan memberikan kontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat.



