SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan Qiyamul Lail dan Doa Bersama ke-194 pada Kamis dini hari (5/12) dengan menghadirkan Dr. Aflit Nuryulia Praswati, S.Sos., SE., MM., CMA., sebagai penceramah. Pada kesempatan ini, beliau menyampaikan materi bertema “Manajemen Strategis, Etika Bisnis, dan Akuntabilitas dalam Perspektif Islam.”
Dalam tausiyahnya, Dr. Aflit mengajak jamaah untuk menumbuhkan kesadaran bahwa setiap aktivitas manusia akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah. Hal ini menjadi dasar penting dalam memahami manajemen strategis, yaitu kemampuan merencanakan masa depan melalui analisis lingkungan, penetapan tujuan jangka panjang, dan penyusunan strategi yang responsif terhadap perubahan zaman.
Beliau juga menegaskan bahwa dalam dunia bisnis dan organisasi modern, penerapan etika bisnis dan prinsip Good Corporate Governance (GCG) menjadi kunci keberlanjutan. Lima prinsip utama GCG—transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan keadilan—wajib dijalankan untuk memperkuat kepercayaan publik dan meningkatkan kualitas tata kelola.
Dr. Aflit menutup pemaparan dengan mengingatkan nilai akuntabilitas dalam Islam melalui QS. Al-Hashr (59):18, yang menyeru umat beriman untuk memperhatikan apa yang dipersiapkan untuk hari esok.
Kegiatan diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Muhamad Subhi Apriantoro, Lc., M.H., menambah kekhusyukan dan menjadi penutup yang menguatkan pesan tausiyah.



