Surakarta, 26 April 2025 – Lembaga Pengembangan Pondok Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) menyelenggarakan kuliah umum Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung di kanal YouTube resmi UMS. Acara ini diikuti oleh mahasiswa semester 4 atau mahasiswa yang sedang menempuh mata kuliah Kemuhammadiyahan.
Kegiatan ini menjadi ajang sosialisasi pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan Pengembangan Persyarikatan (PKL‑PP), sebuah program pengabdian mahasiswa dalam rangka penguatan peran kader Muhammadiyah di tengah masyarakat.
Acara diawali dengan sambutan oleh Kepala LPPIK UMS, Dr. Imron Rosyadi, M.Ag, yang menyampaikan bahwa PKL‑PP merupakan bagian dari strategi UMS dalam menyiapkan mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara ideologis dan sosial.
“PKL‑PP adalah ruang nyata untuk belajar hidup bersama masyarakat dan berkontribusi bagi Persyarikatan. Mahasiswa UMS diharapkan menjadi kader unggul yang siap mengabdi dan membina umat melalui nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan,” tutur Dr. Imron.
Sesi utama kuliah umum disampaikan oleh Prof. Dr. Kuswaji Dwi Priyono, M.Si, yang memaparkan filosofi, urgensi, serta kontribusi strategis dari program PKL‑PP. Ia menegaskan bahwa mahasiswa perlu menjadikan PKL‑PP sebagai sarana aktualisasi diri dan latihan dakwah amar ma’ruf nahi munkar di ranah akar rumput.
“Ini bukan sekadar praktik lapangan, tetapi pengkaderan dan penguatan jati diri sebagai bagian dari gerakan Muhammadiyah,” jelas Prof. Kuswaji.
Selanjutnya, penjelasan teknis pelaksanaan PKL‑PP disampaikan oleh Dr. Mujazin, M.A., selaku Kepala Bidang Pembelajaran AIK dan Kerja Sama LPPIK. Beliau memaparkan alur pelaksanaan, proses penempatan, sistem pendampingan, serta kewajiban laporan kegiatan oleh mahasiswa. Dr. Mujazin juga menekankan pentingnya komunikasi aktif antara mahasiswa dengan pihak PCM, PRM, maupun Amal Usaha Muhammadiyah setempat.
Acara yang berlangsung dinamis ini juga diisi sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber, membahas berbagai tantangan dan peluang dalam pelaksanaan PKL‑PP. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara UMS dan persyarikatan Muhammadiyah, serta membentuk kader-kader muda yang militan, kompeten, dan berintegritas.



