Surakarta, 18 Desember 2024 – Lembaga Pengembangan Pondok, al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan kuliah umum sekaligus pembukaan Baitul Arqam Mahasiswa Kloter 24 di Masjid Sudalmiyah Rais. Acara yang berlangsung selama empat hari ini dihadiri oleh para mahasiswa UMS dan dibuka dengan kuliah umum oleh Prof. Dr. Kuswaji Dwi Priyono, M.Si., selaku Kabid Pengembangan Persyarikatan LPMPP UMS.
Dalam kuliah umumnya, Prof. Kuswaji menyampaikan pentingnya mengikhlaskan niat selama mengikuti rangkaian Baitul Arqam. “Mari kita ikhlaskan niat kita selama empat hari ini untuk memperoleh ilmu terkait dengan Islam. Semua ini insyaAllah akan mengantarkan kita pada keselamatan di dunia dan akhirat,” ujar Prof. Kuswaji.
Beliau juga membahas implementasi nilai-nilai aqidah dalam membentuk akhlak mulia bagi mahasiswa UMS. Prinsip-prinsip aqidah Islam yang disampaikan meliputi keyakinan kepada Allah, malaikat, kitab-kitab Allah, para rasul, hari akhir, dan takdir, baik dan buruknya. Prof. Kuswaji menekankan bahwa tauhid adalah inti dari aqidah Islam, dan pentingnya menolak segala bentuk penyembahan selain kepada Allah.
Selain itu, beliau menjelaskan bagaimana prinsip-prinsip aqidah ini dapat diterapkan dalam kehidupan akademik mahasiswa. “Keikhlasan dalam belajar, mengutamakan kebenaran, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam bertindak adalah beberapa cara untuk menerapkan aqidah dalam aktivitas akademik,” kata Prof. Kuswaji.
Prof. Kuswaji juga menekankan pentingnya menjaga akhlak dalam pergaulan sehari-hari. Menurutnya, adab terhadap sesama mahasiswa, menjaga pergaulan, dan menjadi teladan yang baik merupakan bagian dari aplikasi aqidah Islam. Beliau mengajak mahasiswa untuk menjauhi segala bentuk penyimpangan dan menegakkan prinsip-prinsip Islam dengan berani melawan kebatilan dan menegakkan kebenaran.
Acara Baitul Arqam ini diharapkan dapat membentuk mahasiswa UMS yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia dan kokoh dalam keimanan. Dengan mengikuti kegiatan ini, para mahasiswa diharapkan dapat menguatkan iman sebagai fondasi kehidupan Islami yang membawa keselamatan di dunia dan akhirat.
Selama empat hari ke depan, para peserta Baitul Arqam akan mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk memperdalam pemahaman mereka tentang Islam dan mengaplikasikan nilai-nilai aqidah dalam kehidupan sehari-hari. Semoga acara ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi seluruh peserta dan membawa perubahan positif dalam kehidupan mereka.



