Surakarta, 19 November 2024 – Lembaga Pengembangan Pondok, al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar acara kuliah umum sekaligus pembukaan Baitul Arqam Mahasiswa Kloter 17 pada hari Selasa, 19 November 2024. Acara yang dilaksanakan di Masjid Sudalmiyah Rais ini diikuti oleh para mahasiswa baru dan berlangsung selama empat hari.
Kuliah umum pada acara tersebut diisi oleh Ustadz Jazuli, M.P.I, selaku Kepala Bidang Pengamalan AIK dan Kaderisasi Pondok Shabran. Dalam kuliah umum yang disampaikan, Ustadz Jazuli menekankan pentingnya dasar aqidah yang kuat dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menggunakan lisan, mata, telinga, tangan, dan kaki.
“Lisan yang didasari dengan kalimat tauhid Laa Ilaaha Illallah akan menghasilkan perkataan yang lembut dan penuh adab”, ujar ustadz Jazuli. Begitu pula dengan penglihatan, yang harus diarahkan untuk melihat tanda-tanda kebesaran Allah baik dalam ayat qauliyah (firman-Nya) maupun ayat kauniyah (keadaan alam semesta), seperti yang tertera dalam QS. Al-Ghasiyah ayat 17. Telinga juga harus digunakan untuk mendengar ayat-ayat Allah, seperti yang diingatkan dalam QS. Al-A’raf ayat 179.
Lebih lanjut, Ustadz Jazuli mengingatkan bahwa hidup kita harus senantiasa didasarkan pada aqidah yang lurus dan benar, yaitu aqidah Islamiyah. Beliau mengutip kisah Imam Syafi’i yang mengingatkan kita bahwa kemaksiatan dapat merusak hafalan dan ilmu, yang sejatinya merupakan cahaya dari Allah.
Pada kesempatan tersebut, Ustadz Jazuli juga menyampaikan pesan kepada mahasiswa untuk senantiasa menjaga kejujuran dalam setiap aktivitas, terutama dalam kuliah dan ujian. Kejujuran adalah bentuk ibadah yang menunjukkan bahwa kita selalu menghadirkan Allah dalam setiap perbuatan.
Kuliah umum ini ditutup dengan pengingat bahwa akhlak yang baik, yang merupakan salah satu tujuan utama hidup umat Islam, dapat tercapai jika kita selalu ingat kepada Allah dalam setiap aspek kehidupan. Beliau mengutip hadits Rasulullah yang menegaskan pentingnya akhlak mulia dalam berinteraksi dengan sesama:
“Bertakwalah kepada Allah di mana pun engkau berada; iringilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik, maka kebaikan akan menghapuskan keburukan itu; dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik” (HR. Tirmidzi).
Selama 4 hari 3 malam Baitul Arqam, mahasiswa akan menggali dan mengeksplorasi ajaran Islam, terutama dalam hal aqidah dan akhlak, sebagai dasar kehidupan mereka.



